www.srimulyani.net Kampanye Capres 2014 diluncurkan Kamis 30 September 2010 di Hotel Niko dihadiri sejumlah tokoh yang tergabung dalam Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D) i seperti A Rahman Tolleng, Rocky Gerung, Wimar Witoelar, Robertus Robert.
Menurut ketua P2D Todung Mulya Lubis Situs www.srimulyani.net ini diinspirasi oleh integritas Sri Mulyani tentang bagaimana sebuah etika publik diterapkan dalam sebuah pengambilan kebijakan. Todung Mulya Lubis juga mengatakan, penggunaan nama Sri Mulyani sudah ijin dari mantan Menteri Keuangan yang kini menjadi pimpinan Bank Dunia
Situs publik yang dikelola oleh P2D ini bertujuan untuk menjaga ide republik, demokrasi, keadilan dan kemajemukan. 2D Todung Mulya Lubis
Meski dari nama dan konten situs memuja-muja Sri Mulyani, namun Todung membantah bila situs yang dikelolanya adalah ajang kampanye untuk 2014.
Bang todung,aku ikutan daftar ya bang.-terus terang bang,sekarang2 ini ,kalau ada anggota DPR ngomong,aku pindah chanel aja,ya maap kata,saya nggk merasa terwakili,DPR itu ya bang,tukang tidur kalau rapat2,tukang mangkir,yang hadir cuman tanda tangannya,tukang ngebohong,buktinya ngotot bank century di pansuskan,ok lah,tapi ,tu,yang ngemplang pajak,kok budeg aja.-tapi ya emang budeg,studi banding,jalan terus,pembangunan gedung,katanya sih gedung yang sekarang miring,tapi udah diklarifikasi prof.Sahetapi,yang miring bukan gedungnya,tapi otak orang yang didalamnya miring,juga DPR itu tukang fitnah,giliran ada anggotanya yang di tangkap KPK,waahhh ,rame2 ngedatengin KPK,yaa percis preman jalanan lah,cuman,pakai jas terus.-sorry bang Todung,aku kalau kebanyakan omong masalah DPR,perut ane mual bang,kayaknya ,maapin ya bang,pengin –huueeek—huueeek,maap bang,–jangan lupa ane ikutan daftar bang
wahyono L.A
October 2, 2010 at 7:27 am
Dengan hormar,
SItuasi Politik Indonesia Saat ini, membuat kita semua warga Negara Indones bebas berpendapat, khusus untuk Ibu.Srimulyani yang sampai saat ini masih multi tafsir tentang ke pindahannya dan lengsernya sebagai menteri keuangan. Dimata saya sendiri, awalnya saya kagum dengan cara kerjanya dan profesionalnya Ibu Srimulyani. Tapi setelah terbukanya kasus century semua jadi abu-abu. untuk itu dapat dijelaskan kepada Publik apa sebenarnya yang terjadi terhadap Kasus Century, biar masyarakat berpikir cerdas dan tidak multi tafsir. Apalagi di bilang untuk kampanye PILPRES 2014 saya setuju, tapi pencitraannya harus sudah mulai dari sekarang dengan membuka apa yang sebenarnya terjadi. Wasalam.
Sahrizal
October 3, 2010 at 7:52 am