Artikel Kesehatan Bahaya Oral Sex

Artikel Kesehatan Bahaya Oral Sex. Ada artikel kesehatan yang menarik pagi tadi saat saya membuka sebuah situs ternama. Rasanya ini penting untuk saya ketahui dan sekaligus saya share kepada siapapun. Dari judulnya saja sudah menarik : Oral Sex Memicu Kanker Mulut dan Tenggorokan.

Saya yakin bahwa masih minimnya pengetahuan akan hal ini, pelaku atau orang yang melakukan oral sex kurang menyadari ada bahaya yang mengintip di balik aktifitas sex langsung tersebut.

Istilah oral sex sendiri sudah banyak yang salah kaprah, menurut artikel kesehatan tersebut pengertian oral sex itu adalah hubungan langsung antara mulut dengan vagina yang disebut cunnilingus, sedangkan kontak antara mulut dengan penis sisebut fellatio.

Bintang film Jaime Winstone kepada BBC dalam sebuah presentasi mengatakan bahwa oral sex bisa menimbulkan gangguan kesehatan. Jaime  mengutip hasil penelitian para ahli di pusat penelitian kanker di Inggris yang meneliti kebiasaan kaum muda Inggris yang doyan oral seks. Kebiasaan melakukan oral sex bisa menyebabkan kanker mulut dan tenggorokan.

Sebanyak 50 % laki laki yang melakukan oral sex menderita kanker mulut sedangkan kaum wanita yang terkena kanker mulut rata-rata 3% akibat menghisap rokok. Hasil penelitian itu juga menyebutkan, 1800 orang meninggal setiap tahun karena suka oral seks.

Melihat prosentase yang tidak kecil tersebut sangat disayangkan justru banyak yang tidak menyadarinya akan resiko yang diakibatkan oleh oral sex tersebut seperti herpes di mulut atau alat kelamin, chlamydia dan gonorrhea menyerang bagian tenggorkan, HIV, HPV, sipilis, dan Hepatitis A. Mengerikan !

Lembaga penelitian ini juga menyarankan menghindari  luka di bagian mulut dan alat vital ketika melakukan oral seks agar terhindar dari infeksi. Atau bisa juga dengan menggunakan cairan tertentu. Hanya tidak dijelaskan cairan yang dimaksud itu apa dan bagaimana menggunakannya.

Dirangkum dari tempointeraktif.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *